Minggu, 28 Agustus 2011

Unsaved Anniversary

Bersamamu,
Kuhabiskan waktu, 
senang bisa mengenal dirimu...
Rasanya semua, begitu sempurna,
Sayang untuk mengakhirinya...

(c) Ipang BIP - Sahabat Kecil

-------------------------

Dan coretanku kali ini bukanlah sebuah galauan semata, bukan pula ratapan masa lalu berikut penyesalan yang menyesakinya di belakang. Tapi ini ialah kisah ketika diriku tercenung memandang layar HP-ku yang bergetar tadi pagi membawa pengingat berupa tulisan: Anniversary. Oh, aku lupa menghapusnya. Hal yang entah antara sengaja dan tidak sengaja aku lakukan. Aku tak pernah merasakan hal seperti ini, terbius oleh perasaan begitu hebat hanya dalam waktu kurang dari satu menit sebelum akhirnya kuletakkan kembali HP-ku di samping tubuhku. Kesan ini sungguh berbeda, mungkin takkan pernah ku lupa... sampai ujung hayatku.




Shella Tiara Putri, 28 Agustus 2010.

Gadis itu yang kupuja dahulu. Begitu sempurnanya ia hingga aku lupa bahwa tak ada orang yang sempurna di dunia ini. Ini mungkin hiperbolis aku tak peduli. Toh blog ini tak ubahnya diary-ku yang tak pernah terpublikasi dengan kontinyu-nya. Resapan energi yang masih membekas dalam benakku mungkin bisa sedikit mengajakku kembali ke masa lalu; nostalgia. Aku selalu suka nostalgia. Kala itu aku bisa kapan pun merenung dan menyesali semua perbuatanku serta mengutuk diriku sendiri yang terlampau bodoh. Aku memang bodoh, kuper, cengeng, melankolis, dan lain sebagainya. Terus? Ini bukan saatnya mengutuk diri sendiri.

Waktu itu bulan Ramadhan, sama seperti hari ini. Suasana terik begitu kental menguasai siang penuh peluh. Kala itu usai pondok Romadhon di sekolah. Ya, sekolah yang mempertemukanku. Aku mungkin pernah sangat menyesali bersekolah di SMA itu. SMA yang bahkan jauh dari apa yang aku harapkan. Tapi hari ini, aku mengaku tak ada yang perlu disesali, dari segi apa pun, termasuk hadirnya gadis itu yang membangkitkan semangatku dalam setahun kebelakang. Di kelas X-2 aku menyatakannya. Menumpahkan apa yang ada disebut rasa sayang kepada dirinya. Aku bahkan tak lupa aku sempat memeluknya sebentar. Meski pun harus ku terima, hubunganku mungkin tak sepanjang yang pernah aku kira. 

28 September 2010, aku putus. Tak ada yang mau mengakui siapa yang telah memutuskan. Tapi yang jelas masing-masing dari kami sepakat akan hal itu. Entahlah, aku tak mengerti apa yang terjadi selanjutnya. Yang kutahu, sampai saat ini kita masih berteman. Berteman yang baik sebagai adik dan kakak yang ala kadarnya.

4 Responses to “Unsaved Anniversary”

Kresna Dwipayana mengatakan...

eh putusnya barusan ya arip? :(

Arief Budi Sucianto mengatakan...

Astagaaah, iya Kresna saya salah ketik -___________- tanggal jadiannya juga salah bulan. Kok gueh baru sadar yaaaah T_____T Duh! Tapi sudah diedit yang bener gimana kok :|

Kresna Dwipayana mengatakan...

eh tapi kok gitu banget ya, uda dipas.in tanggalnya -_-

Arief Budi Sucianto mengatakan...

maksudnya loh -_______-

Leave a Reply

Ada kesalahan di dalam gadget ini