Sabtu, 29 Oktober 2011

Laporan Praktikum Kimia: Korosi


LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA
KOROSI



Disusun Oleh:
1.      Arief Budi Sucianto             (03) 
2.      Deny Prasetyo                      (05) 
3.      Ernanda Dwi Agustin          (09) 
4.      Irma Dwi Oktaviana             (11) 
5.      Izzatul Mufidah                    (13) 
6.      Lilis Suryani                         (14)


XII IPA-4
SMA Negeri 1 Taman
2011-2012

***************************************
Korosi

A.    Tujuan
1.      Mengetahui logam mana yang dapat melindungi besi dari korosi
2.      Mengetahui logam mana yang dapat mempercepat korosi besi

B.     Rumusan Masalah
1.      Logam manakah yang dapat melindungi besi dari korosi?
2.      Logam manakah yang dapat mempercepat korosi besi?

C.    Variabel Penelitian
Variabel bebas     : logam pelilit.
Variabel kontrol   : paku, waktu, keadaan sampel.
Variabel terikat    : tingkat karat permukaan paku

D.    Alat dan Bahan
Alat:
1.      1 lembar kertas gosok
Bahan:
1.      4 buah paku besi
2.      Tembaga 30 cm
3.      Timah 30 cm
4.      Pita magnesium 5 cm
5.      4 gelas plastik kosong

E.     Cara Kerja
1.      Menggosok masing-masing paku dengan kertas gosok
2.      Melilitkan satu buah paku dengan tembaga
3.      Melilitkan satu buah paku lainnya dengan timah
4.      Melilitkan satu buah paku lainnya dengan pita magnesium
5.      Membiarkan sebuah paku sisanya tidak dililit apa-apa
6.      Meletakkan masing-masing paku yang telah dililit dan yang tidak dililit ke dalam 4 buah wadah kosong (gelas air mineral)
7.      Membiarkannya selama kurang lebih 1 minggu
8.      Melihat kembali masing-masing paku setelah dibiarkan 1 minggu
9.      Membandingkan keadaan paku saat itu dengan seminggu yang lalu
10.  Mencatat hasil pengamatan

F.     Hasil Pengamatan

Urutan sesuai gambar di atas: (dari kiri) Mg, Sn, Cu, dan Fe (tidak dililit apa-apa)

Menurut pengamatan, paku yang paling berkarat, sesuai urutan, adalah yang dililiti logam tembaga (Cu), timah (Sn), besi (Fe), lalu magnesium (Mg).

G.    Pembahasan

Pada dasarnya bila dua logam yang berbeda potensial bersinggungan dan terjadi pada lingkungan berair atau lembab, maka akan dapat terjadi sel elektrokimia secara langsung, sehingga logam yang potensialnya rendah akan segera melepaskan elektron bila bersentuhan dengan logam yang potensialnya lebih tinggi dan akan mengalami oksidasi oleh O2 dari udara.
Jika diurutkan dari logam pelilit yang potensial elektroda paling rendah, maka magnesium (Mg: -2,375 volt) adalah yang terendah, kemudian timah (Sn: +0,15 volt), dan kemudian tembaga (Cu: +0,34 volt). Potensial elektroda besi (Fe) sendiri adalah (-0,036 volt). Sehingga paku (Fe) akan lebih mudah teroksidasi ketika dililiti logam timah (Sn) dan tembaga (Cu), karena logam tersebut memiliki elektroda yang lebih besar daripada besi (Fe). Dan paku (Fe) akan lebih sulit teroksidasi ketika dililiti logam magnesium (Mg) karena logam tersebut memiliki potensial elektroda yang lebih kecil daripada besi (Fe).


H.    Kesimpulan
1.    Logam yang dapat melindungi besi (dalam hal ini paku) agar tidak cepat korosi ialah Magnesium (Mg), karena potensial elektrodanya lebih kecil dari besi
2.    Logam yang dapat mempercepat korosi besi ialah timah (Sn) dan tembaga (Cu) karena potensial elektrodanya lebih besar dari besi

No response to “Laporan Praktikum Kimia: Korosi”

Leave a Reply

Share This Blog